Jet tempur F-35 AS diklaim terkena rudal Iran, menunjukkan celah dalam teknologi siluman. Rudal Majid efektif di ketinggian rendah, menggunakan sensor pasif.
F-35 AS jatuh akibat rudal Majid Iran, menandai insiden pertama. Rudal ini memiliki teknologi canggih dan mampu mengunci target dengan presisi tinggi.
Program ini mulai dari pemberian diskon transportasi, kebijakan work from anywhere (WFA), hingga penyaluran bantuan sosial.
Polisi menemukan bagian tubuh lain yang tersebar di dua lokasi berbeda dengan jarak sekitar 70 hingga 100 meter dari titik penemuan awal.
Sebagian korban mengalami cedera akibat melompat dari bangunan, sementara lainnya menderita akibat menghirup asap tebal.